POSO, KABARMORUT.com – Kabar Kabupaten Poso akan absen pada perhelatan pesta Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) ke X tingkat Sulawesi Tengah yang akan digelar pada akhir Tahun ini di Kabupaten Morowali – Sulawesi Tengah yang disebarkan oleh media lokal sebab adanya efisiensi anggaran, dibantah oleh ketua Koni Kabupaten Poso, Sukimin, S. H., M. Si kepada TerasKabar. Id minggu, 12/7/26 di sela melakukan jongging di area car free day di lokasi perkanrirsn Pemda Poso.
Menurut mantan inspektur Inspektorat Poso itu bahwa informasi itu keliru. Yang benar adalah Bupati meminta pihak Koni segera menyiapkan Cabor yang berpotensi mendulang emas pada pesta olahraga tersebut untuk segera dipersiapkan.
“Terkait pelaksanaan PORPROV Ke X di Morowali, Ibu Bupati Poso berkomitmen Poso harus ikut karena membawa harga diri dan nama baik masyarakat Poso, walaupun di tengah suasana efisiensi anggaran Daerah, ” tuturnya.
Dengan adanya dorongan serta motivasi dari pimpinan Daerah itu kami saat sedang melakukan dan berupaya menyaring sejumlah Cabor untuk menghasilkan medali bagi Poso tercinta.
“Bupati Poso meminta KONI untuk melakukan evaluasi dan prioritas cabor yang akan dikirimkan yang harus mendapatkan mendali. Saat ini KONI Kabupaten Poso sementara melakukan DESK percabor untuk melakukan pemetaan prioritas prestasi atlit, ” jelas eks pejabat yang pertama membawa Poso peroleh opini WTP mulai 2013 hingga saat ini.
Walaupun terhitung baru dipercayakan sebagai ketua Koni Poso, Sukimin dengan segudang prestasi dengan 12 kali pada jabatan eselon II berbeda, berani menargetkan jika Poso pada iven Porprov Tahun ini, akan mengumpulkan belasan medali emas pada pundi-pundi perolehan medali untuk bumi Sintuwu Mariso Poso.
“Tentunya kami akan bekerja keras melalui evaluasi pada Porpov sebelumnya di Luwuk yang lalu dan potensi Cabornya. Sehingga KONI Poso mentargetkan medali emas harus lebih dari Porprov IX di Banggai. Kalau bisa Poso harus meraih 15 medali emas. Tentunya target ini harus didukung oleh semua pihak termasuk dukungan doa dari warga masyarakat Poso itu sendiri, ” harapnya.

