Close Menu
kabarmorut.com
  • Beranda
  • Beranda
  • Kabar
    • Hukum dan Keamanan
    • Politik
    • Sosial Budaya
    • Olahraga
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Nasional
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Massa SPI Gelar Demo Besar-Besaran di Depan DPRD Morowali Utara, Soroti Ancaman Polusi Debu Tambang Terhadap Kesehatan Warga

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:26

Polres Morowali Utara Gelar Sosialisasi DIPA/RKA-KL TA 2026 dan Penandatanganan Pakta Integritas

Senin, 26 Januari 2026 - 19:51

Sulawesi Tengah Siap Gelar Paskah Nasional FUKRI 2026, Sigi Jadi Pusat Perhatian

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:43
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Beranda
  • Kabar
    • Hukum dan Keamanan
    • Politik
    • Sosial Budaya
    • Olahraga
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Nasional
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
Facebook X (Twitter) Instagram
kabarmorut.comkabarmorut.com
Subscribe
  • Beranda
  • Beranda
  • Kabar
    • Hukum dan Keamanan
    • Politik
    • Sosial Budaya
    • Olahraga
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Ekonomi
    • Nasional
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
kabarmorut.com
Beranda ยป Ratusan warga Desak Penghentian Pemalangan Jalan ke Perusahaan Tambang
Ekonomi

Ratusan warga Desak Penghentian Pemalangan Jalan ke Perusahaan Tambang

Erny MegaErny MegaRabu, 7 Januari 2026 - 21:013 Mins Read
Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link
Ratusan warga Desak Penghentian Pemalangan Jalan ke Perusahaan Tambang
Share
WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

MORUT, KABARMORUT.com – Ratusan massa aksi menggelar demonstrasi di area Kantor Camat Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Rabu (7/01/2026).
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari pihak aparat kepolisian, TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Aksi demonstrasi ini terjadi akibat dipicu oleh persoalan pemalangan akses aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh Koperasi Sukamaju Desa Bungintimbe.

Pemalangan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kecamatan Petasia Timur.
Adapun perusahaan yang terdampak akibat pemalangan yaitu di antaranya PT Bumanik, DBM, SMA, dan NNI. Akibatnya, seluruh aktivitas operasional perusahaan terhenti dan tidak dapat menjalankan kegiatan produksi sebagaimana mestinya.

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Buruh dan masyarakat Desa Towara tersebut menuntut agar pemalangan segera dibuka. Mereka menilai penutupan akses tambang telah menghambat mata pencaharian para pekerja dan masyarakat sekitar.
Salah satu peserta aksi, James, kepada media ini menyampaikan bahwa pemalangan yang dilakukan oleh pihak koperasi sangat merugikan para buruh. Menurutnya, aktivitas kerja di wilayah IUP PT Bumanik dan sejumlah perusahaan lainnya menjadi lumpuh total akibat akses yang ditutup.
James menegaskan bahwa para karyawan selama ini hanya bisa bergantung pada perusahaan tambang sebagai sumber penghidupan. Ia juga menyebutkan bahwa ratusan pekerja terpaksa tidak bekerja karena tidak dapat masuk ke area operasional perusahaan.

Ratusan warga Desak Penghentian Pemalangan Jalan ke Perusahaan Tambang

Dalam aksi tersebut, karyawan perusahaan bersama masyarakat Desa Towara menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah kecamatan. Namun, tuntutan utama yang mereka tekankan adalah agar supaya palang segera dibuka sehingga aktivitas kerja dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Diketahui, saat ini terdapat lima perusahaan tambang yang tidak dapat beroperasi akibat pemalangan yang dilakukan Koperasi Sukamaju Bungintimbe. Pihak koperasi mengklaim lahan seluas sekitar 1.500 hektare sebagai area perkebunan sawit hingga ke lingkar tambang.

Adapun tuntutan aksi massa yang tergabung dalam aliansi pekerja tambang adalah.

Koperasi HUT -BUN Suka Maju harus segera menghentikan pemalangan/blokade jalan holling.
Segera memberikan kejelasan status lahan yang di klaimnya dan memastikan tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan pekerja tambang
Perlu ditinjau kembali rekomendasi yang dianggap tidak objektif dan tidak berdasarkan penelusuran atas klaim lahan Koperasi HUT- BUN Sukamaju.

Ratusan warga Desak Penghentian Pemalangan Jalan ke Perusahaan Tambang

Pemerintah dan perusahaan harus melindungi hak hak pekerja tambang yang terancam PHK
Koperasi Sukamaju harus mempertanggungjawabkan dampak negatif yang timbul akibat pemalangan
Pemerintah harus segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini dan memastikan hak hak pekerja dan masyarakat terlindungi.

Pemerintah harus memastikan keamanan dan ketertiban di daerah kecamatan Petasia Timur tetap terjaga
Pemerintah harus memfasilitasi dialog konstruktif antara koperasi Sukamaju dan lima perusahaan tambang yang terdampak pemalangan secara adil dan damai.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Erny Mega

Related Posts

PWI Morut Berdayakan Usaha Catering yang Dilibatkan Dalam Ibadah Natal Bersama Lansia

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:45

Jelang Libur Nataru, Polres Morowali Utara Gelar Pemeriksaan Urine Para Sopir Bus

Senin, 22 Desember 2025 - 20:36

Karoops Polda Sulteng Mengecek Kondisi Kapal dan Perlengkapan Keselamatan Berlayar

Senin, 22 Desember 2025 - 06:19
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

https://www.kabarmorut.com/wp-content/uploads/2024/08/Rumah-Jurnalis.mp4
https://www.kabarmorut.com/wp-content/uploads/2024/08/Rumah-jurnalis2.mp4
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Imigrasi Morowali (@imigrasimorowali)

kabarmorut.com
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo YouTube
© 2026 PT MOROWALI CITRA MEDIA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.