Tiu,KABARMORUT.com- Jajaran Pengurus persatuan wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Morowali Utara dalam rangka peringati hari Pers Nasional ke 80 yang jatuh pada 9 Februari, 2026 dan dirangkaikan juga dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, menggelar kegiatan mengunjungi salah satu Pondok Pesantren Yayasan Pendidikan KH Hasyim Asy’ari,yang terletak di desa Tiu, kecamatan Petasia Barat, Rabu (12/2/2026).
Kunjungan pengurus PWI Morut diterima oleh pimpinan pondok pesantren, ustad Sukri Khan yang didampingi oleh istri, serta jajaran pengurus pondok pesantren dan para santri. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara insan pers dan anak anak pesantren sekaligus juga kehadiran pengurus PWI Morut memperkuat kebersamaan menjelang bulan suci yang penuh berkah.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril, pengurus PWI morowali utara juga menyerahkan bantuan sembako kepada pihak pondok pesantren, yang bisa membantu kebutuhan untuk 51 santri yang ada.
Ketua PWI Kabupaten Morowali Utara Semuel Siombo, dalam sambutannya saat di hadapan para santri, mengatakan kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari komitmen insan pers untuk terus hadir untuk menjadi jembatan penghubung masyarakat menuju pemerintah dan juga sebaliknya pemerintah kepada masyarakat.
“Kami ingin momentum Hari Pers ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi ajang berbagi serta mempererat tali silaturahmi dan menjadi jembatan penghubung masyarakat untuk mendapatkan perhatian pemerintah daerah Morowali Utara, serta pemerintah provinsi Sulteng untuk mendapatkan sentuhan lewat bantuan dan juga dalam menjelang bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren ustad Sukri Khan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian yang diberikan oleh jajaran pengurus PWI Morut.
Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk dan kepedulian yang sangat berarti bagi keluarga besar pondok pesantren.
“Kami mengucapkan terima kasih atas silaturahmi dan bantuan yang diberikan. Ini bukan hanya tentang materi, tetapi juga dukungan moral dan perhatian yang sangat kami hargai. Semoga hubungan baik ini terus terjalin dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Ditambahkannya terkait keberadaan ponpes yang dipimpinnya dengan jumlah kurang lebih 50-an santri dan 10 tenaga pendidik, yang ada saat ini masih sangat membutuhkan berbagai sarana dan prasarana, baik melalui peningkatan fasilitas pendidikan, asrama maupun mushola dan fasilitas lainnya. Untuk itu ia berharap melalui momentum kunjungan pengurus PWI kiranya apa yang menjadi harapan kami dapat tersampaikan kepada Bupati dan bapak Gubernur.
Kegiatan silaturahmi ditutup dengan sesi foto bersama antara pengurus PWI dan keluarga besar pondok pesantren. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, sinergi antara insan pers dan lembaga pendidikan keagamaan semakin kuat, serta semangat berbagi di momentum Hari Pers dan menjelang Ramadan dapat terus berlanjut di masa mendatang.

