Morowali Utara – Proyek jalan TMDD (TNI Manunggal Membangun Desa) sebelum memasuki Desa Lemowalia, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut), kini dalam kondisi memprihatinkan.

Jalan yang baru dikerjakan pada tahun 2024 itu dilaporkan mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui kendaraan.
Dari pantauan jurnalis media ini di lokasi Selasa, 24 Februari 2026, jalan mirip kubangan terdapat genangan air yang memperparah kondisi struktur jalan. Padahal, proyek tersebut diketahui menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar dari APBD Kabupaten Morut.
Warga setempat mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka menilai kualitas pekerjaan tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang telah digelontorkan pemerintah daerah.
“Ini kondisi jalan yang dikerjakan oleh TMDD tahun 2024. Sudah rusak seperti ini,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.
Akses jalan ini merupakan jalur penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk untuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok. Kerusakan yang terjadi tentu berdampak pada mobilitas warga dan berpotensi menghambat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap kualitas pekerjaan serta mengambil langkah perbaikan sebelum kerusakan semakin meluas. Transparansi dan pengawasan dinilai menjadi kunci agar proyek infrastruktur yang bersumber dari uang rakyat benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.

