MOROWALI, KABARMORUT.com – Masyarakat Morowali, meminta kepada pihak DPRD Morowali, jemput bola dengan persoalan yang dihadapi masyarakat. Wakil rakyat dengan kekuatan komunikasi politiknya, dinilai mampu untuk berkomunikasi dengan pihak penegak hukum untuk serius menangani perkara yang dilaporkan oleh masyarakat
“Kami minta DPRD tidak tuli dan tidak buta dipersoalan Tali Asih ini, wakil rakyat kita harusnya bisa menggunakan kekuatannya, untuk berkomunikasi dengan pihak Kepolisian, agar jadikan atensi laporan masyarakat,” imbuh, mantan Ketua DPRD Morowali, Irwan Arya.
Kasat Reskrim Polres Morwali, AKP Erick Wijaya Siagia, dihubungi via pesan WhatsApp, ditanya mengenai penanganan kasus dana tali asih, ia mengatakan masih dalam tahap proses lidik. Erick, belum menjawab soal berapa jumlah orang yang sudah diperiksa dan kapan pemeriksaan lanjutan, terhadap orang-orang yang sudah dilayangkan surat panggilan.
“Proses lidik ya, ” Jawab Erick.
Pihak legal PT. BTIIG, dihubungi media ini belum tersambung sehingga tidak ada keterangan resmi dari pihak perusahaan, soal polemik dana tali asih yang berujung laporan kepada pihak berwajib.
Media ini juga mendapatkan informasi jika Polres Morowali, pada 16 April 2026 telah melayangkan surat panggilan, kepada beberapa nama untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan dana tali asih.

