MOROWALI, KABARMORUT.com – Protes masyarakat Morowali yang berada dilingkar Industri semakin intens, tidak hanya berbicara lewat media, masyarakat juga melakukan aksi demonstrasi di PT. BTIIG dan PT. IHIP, massa aksi menyampaikan beberapa tuntutan namun paling utama soal pemecatan salah satu oknum karyawan yang dianggap menjadi biang masalah dan kembali lakukan uji publik AMDAL.
Menurut Albar, hal lebih serius untuk dikawal tidak hanya soal oknum perusahaan yang dinilai jadi biang masalah, tetapi juga orang diluar perusahaan yang diduga ikut terlibat menyiasati praktek untuk melanggar aturan bahkan perlu menjadi atensi soal tali asih dari Pemerintah Daerah Morowali, kini jadi masalah hukum.
“Aksi kami ini bagian dari relaksasi, guna mengingatkan para pemangku kepentingan dan kebijakan, jangan jadi sumber masalah. Jadi diduga oknum diperusahaan dan orang dekat bupati, terlibat soal penggelapan dana tali asih. Saya juga mau ingatkan kepada oknum pemda, jangan aturan justru jadi syarat kepentingan bisnis,” Tutur Albar.
Ditambahkan oleh Albar, harusnya Pemerintah Daerah Morowali, hadir sebagai wasit untuk menyelesaikan persoalan masyarakat bukan justru menambah persoalan masyarakat di kawasan industri. Masyarakat berharap agar pihak Kepolisian percepat proses persoalan tali asih.
“Kalau kehadiran pemerintah hanya hadir bawa masalah, kami gantungkan kepada APH, untuk tegak lurus dan segera menetapkan tersangkanya. Diduga si oknum perusahaan terlibat membuat surat palsu, jika itu benar alhamdulillah kita tidak repot lagi. Saya berharap masyarakat Morowali bisa sama-sama kawal proses di Kepolisian,” Harapnya.

