PALU, KABARMORUT.com – Sulawesi Tengah bersiap menjadi pusat perhatian umat Kristiani se-Indonesia menyusul dimulainya persiapan Paskah Nasional Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) 2026. Penanda resminya adalah pengukuhan Panitia Pelaksana (Panpel) dalam sebuah prosesi gerejawi yang sarat makna spiritual dan kebangsaan, dilangsungkan di Gereja Bala Keselamatan (BK) Korps 2 Palu, Minggu, 11 Januari 2026.
Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, S.E., M.Si., mendapat mandat penting sebagai Ketua Harian Panitia Paskah Nasional. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan, Kolonel Hosea Makagiantang.
Momentum ini, lebih dari sekadar pelantikan organisasi, merupakan sebuah deklarasi pelayanan nasional yang berhasil menyatukan delapan aras gereja besar yang tergabung dalam FUKRI. Kehadiran para pemimpin gereja nasional, termasuk Romo Aloysius Budi Purnomo, PR (KWI); Pdt. Lenta Enni Simbolon (PGI); Pdt. Tommy Lengkong dan Pdt. Robby Repi (PGLII); Pdt. David Vidyatama (PBI); Pdt. Hano Palit (PGPI); serta Pdt. May Sony Leonard (GMAHK), menegaskan kemajemukan Kristen di Indonesia. Turut hadir juga pengurus FKUB Provinsi Sulteng, Frangky Waleleng, S.Th., M.Th. Kehadiran tokoh lintas denominasi ini mengukuhkan Paskah Nasional 2026 sebagai ruang kesaksian bersama untuk memperkuat persaudaraan inklusif di tengah keberagaman bangsa.

Paskah Nasional, yang dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 April 2026, diproyeksikan menjadi salah satu perayaan paling signifikan dalam satu dekade terakhir. Puncak acara akan dipusatkan di Lapangan Asrama Satuan Brimob Batalyon A Pelopor, Desa Loru, Kabupaten Sigi.
Pemilihan Sigi dan Palu sebagai tuan rumah tidak lepas dari makna simbolis yang mendalam. Keduanya tidak hanya sekadar ruang geografis, melainkan representasi sejarah ketangguhan, pemulihan, dan kebangkitan pasca-bencana. Dari tanah Sulawesi Tengah, pesan Paskah akan digaungkan ke seluruh penjuru negeri sebagai sumber pengharapan dan rekonsiliasi bagi bangsa.
Panitia telah merancang rangkaian acara secara komprehensif. Selain Ibadah Raya yang diharapkan melibatkan ribuan umat, akan digelar pula Seminar Rohani dan forum refleksi iman yang akan menggali nilai kebangkitan Kristus dalam konteks berbangsa dan bernegara.
“Paskah Nasional FUKRI 2026 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan peristiwa iman yang meninggalkan jejak sejarah—sebuah seruan kebangkitan spiritual dan sosial bagi Indonesia,” demikian pernyataan resmi panitia.
Perayaan akbar ini didukung penuh oleh delapan organisasi yang bernaung di bawah FUKRI, meliputi:
- PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia)
- KWI (Konferensi Waligereja Indonesia)
- PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia)
- PGPI (Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia)
- PBI (Persekutuan Baptis Indonesia)
- GMAHK (Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh)
- Bala Keselamatan (BK)
- Gereja Orthodox Indonesia (GOI)
Dengan pengukuhan ini, seluruh elemen gereja menyatakan kesiapannya untuk menghadirkan Paskah yang damai, membangun, dan mempersatukan seluruh elemen bangsa dari jantung Sulawesi Tengah.

